ESPOSE 2012 (Chain The Ethnicity Through Musicology)

Sabtu, 28 April 2012.
akhirnya kesampean liat konser lagi :D, dateng-dateng jam 18.00 langsung disambut sama band blues, they’re Gugun & Blues Shelter
check it out

abis itu ada musik tulus, band yang baru nongol dan berhasil menghipnotis para mahasiswa bandung ini, emang ramah banget pas nyapa mahasiswa bandung di acara espose 2012 sabuga, dan ada 3 orang yang beruntung bisa bertemu musiktulus di backstage gegara dia punya cd dari musiktulus, salut šŸ˜€
Continue reading

Advertisements

BANDOENGSCHE 2012

Selamat malam :D, akhirnya dapet foto stage lagi sodara-sodara šŸ™‚
terimakasih bandungsche 2012 yang udah manggil band lokal yang keren2.
tapi cuman kebagian liat 4 band terakhir doang, tapi niat gue emang mau liat Bottle Smokernya,
tapi karena band2nya semua keren, tetep diliat dah.
baru dateng2 udah disambut sama Afends, ni fotonya :

terus ada Hollywood Nobody :
vokalisnya :

gitaris 1nya :

bassisst dan gitaris 2nya :

dan ini dia Hollywood Nobody :

nih yang gue tunggu2 “BOTTLE SMOKER” !!!!!

Continue reading

TUGAS PENGANTAR TEKNIK INFORMATIKA

PERBEDAAN COMPILER DAN INTERPRETER

Compiler adalah program yang menterjemahkan bahasa pemrogaman dari bahasa tingkat tinggi ke dalam bahasa mesin.

Interpreter adalah perangkat lunak yang mampu mengeksekusi kode program ditulis oleh programmer, lalu menerjemhkannya ke dalam bahasa mesin sehingga mesin melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut.

Perbedaannya :

1. Jika menjalankan program hasil kompilasi dapat dilakukanĀ tanpaĀ butuhĀ kode sumber. Kalau interpreter butuh kode sumber.

2. Jika compiler, maka pembuatan kode yang bisa dijalankan mesin dilakukan dalam 2 tahap terpisah, yaituĀ parsingĀ ( pembuatan kode objek ) danĀ linkingĀ ( penggabungan kode objek dengan library ) . InterpreterĀ tidak ada proses terpisah.

3. JIka compilerĀ membutuhkanĀ linker untuk menggabungkan kode objek dengan berbagai macam library demi menghasilkan suatu kode yang bisa dijalankan oleh mesin. Kalau interpreterĀ tidak butuh linkerĀ untuk menggabungkan kode objek dengan berbagai macam library.

4. Interpreter cocok untuk membuat / menguji coba modul ( sub-routine / program-program kecil ). Maka compiler agak repot karena untuk mengubah suatu modul / kode objek kecil, maka harus dilakukan proses linking / penggabungan kembali semua objek dengan library yang diperlukan.

5. Pada kompiler bisa dilakukan optimisasi / peningkatan kualitas kode yang bisa dijalankan. Ada yang dioptimasi supaya lebih cepat, ada yang supaya lebih kecil, ada yang dioptimasi untuk sistem dengan banyak processor. Kalau interpreter susah atau bahkan tidak bisa dioptimasikan

EASY TO UNDERSTAND

Continue reading

Rabbit

Selamat Sore,
Pertama update blog sore-sore ni, ga ada kerjaan soalnya, oke, kemaren minggu abis dari PVJ niat si mau liat film “the raid” di Blitz tapi
ga jadi liat “the raid”, jadinya liat “John Carter” filmnya?? ga jauh kerenlah sama “the raid” haha, sebelum nonton sempet lewat spot kelinci-kelinci ini ni gambarnya

Continue reading