Group Task Alstrukdat (Kelompok 3)

Anggota Kelompok : Adhika Widya, Ngurah Devara, Bondan Ari, Sabila Azka, Avian Rinandhi, Prastyawan Aji.

1. Bangunlah ADT dari 5 hal yang anda temukan dalam kehidupan sehari-hari :

1. HOTEL

#include
#include


typedef struct{
char nama [50];
char telepon [12];
int hari;
}customer;

typedef struct{
char tipe[10];
int harga;
}tipe_kamar;

main ()
{ int bayar, harga, pil;
customer cs;
tipe_kamar tk;

//clrscr;
printf(“nama: “); scanf(“%s”, &cs.nama);
printf(“no telepon: “); scanf(“%s”, &cs.telepon);
printf(“lama menginap: “); scanf(“%d”, &cs.hari);
printf(“\n 1. reguler”);
printf(“\n 2. suite”);
printf(“\n 3. presiden”);
printf(“\n”);
printf(“tipe kamar : “); scanf(“%i”, &pil);

/*printf(“nama: %s”, &cs.nama);
printf(“no telepon: %d”, &cs.telepon);
printf(“kamar : %s”, &tk.tipe);
printf(“lama menginap %d”, &cs.hari);
*/

switch(pil){
case 1 : harga = 400000;
bayar=cs.hari*harga;
break;
case 2 : harga = 750000;
bayar=cs.hari*harga;
break;
case 3 : harga = 1000000;
bayar=cs.hari*harga;
break;
}
printf(“\n”);
printf(“pembayaran : %d”, bayar);

getch();
}

2. LAUNDRY

/*Program created by kelompok 3*/
#include
#include

typedef struct {
char nama[50];
char alamat[50];
int jmlhari;
int berat;
} customerprof;

main()
{
//clrscr()
customerprof cust;
int bayar,harga;

printf(“PROGRAM LAUNDRY CERIA\n”);
printf(“masukkan nama : “); scanf(“%s”,&cust.nama);
printf(“masukkan alamat : “); scanf(“%s”,&cust.alamat);
printf(“masukkan jumlah hari : “); scanf(“%d”,&cust.jmlhari);
printf(“masukkan jumlah berat : “); scanf(“%d”,&cust.berat);
printf(“\n “);
printf(“nama : %s “,&cust.nama);
printf(“\n “);
printf(“alamat : %s “,&cust.alamat);
if (cust.jmlhari==1)
{
harga=6000;
}
else
{
if (cust.jmlhari==2)
{
harga=5000;
}
else
{
harga=4000;
}
}
bayar = cust.berat*harga;
printf(“\n “);
printf(“bayar : %d “,bayar);
getch();
}

3. PARKIRAN

#include
#include
main()
{
typedef struct {
int HH;
int MM;
int DD;
} jam;
jam waktu1, waktu2, waktu3;
long int detik1, detik2, drsi;
int pulsa, biaya;
char nomor[10];

printf (“Plat Nomor : “); scanf (“%s”,&nomor);
printf (“\nJam masuk\n”);
printf (“Jam\t= “); scanf (“%d”,&waktu1.HH);
printf (“Menit\t= “); scanf (“%d”,&waktu1.MM);
printf (“Detik\t= “); scanf (“%d”,&waktu1.DD);
printf (“\nJam keluar\n”);
printf (“Jam\t= “); scanf (“%d”,&waktu2.HH);
printf (“Menit\t= “); scanf (“%d”,&waktu2.MM);
printf (“Detik\t= “); scanf (“%d”,&waktu2.DD);

detik1 = (waktu1.HH*3600) + (waktu1.MM*60) + waktu1.DD;
detik2 = (waktu2.HH*3600) + (waktu2.MM*60) + waktu2.DD;
drsi = detik2 – detik1;
detik1 = (waktu1.HH*3600) + (waktu1.MM*60) + waktu1.DD;
detik2 = (waktu2.HH*3600) + (waktu2.MM*60) + waktu2.DD;
drsi = detik2 – detik1;
biaya = (drsi/36)*10;

if(drsi > 18000)
{
printf(“Biaya Parkir Rp. 5000,00”);
}
else
{
printf (“\nBiaya parkir Rp. %d\n”,biaya);
}
getch();
}

4. DENDA DI PERPUSTAKAAN

#include
#include

typedef struct {
char nama[50];
char alamat[50];
} Profile;

main()
{
int jmlhari, jmlbuku , bayar;
Profile cust;

printf(“PROGRAM PERPUST\n”);
printf(“masukkan nama : “); scanf(“%s”,&cust.nama);
printf(“masukkan alamat : “); scanf(“%s”,&cust.alamat);
printf(“jumlah buku : “); scanf(“%d”,&jmlbuku);
printf(“jumlah hari : “); scanf(“%d”,&jmlhari);
if (jmlhari >= 8)
{
bayar= (jmlhari-7)*1000*jmlbuku;
printf(“anda terkena denda sebesar : %d”, bayar);
}
else
{
printf(“terimakasih telah meminjam”);
}
getch();
}

5. WARTEL

#include
#include
main()
{
typedef struct {
int jj;
int mm;
int dd;
} jam;
jam w1, w2, w3;
long int totaldetik1, totaldetik2, durasi;
int pulsa, nomor, biaya;

printf (“\nNomor Telepon tujuan = “); scanf (“%d”,&nomor);
printf (“\nJam mulai percakapan\n”);
printf (“Jam\t= “); scanf (“%d”,&w1.jj);
printf (“Menit\t= “); scanf (“%d”,&w1.mm);
printf (“Detik\t= “); scanf (“%d”,&w1.dd);
printf (“\nJam akhir percakapan\n”);
printf (“Jam\t= “); scanf (“%d”,&w2.jj);
printf (“Menit\t= “); scanf (“%d”,&w2.mm);
printf (“Detik\t= “); scanf (“%d”,&w2.dd);

totaldetik1 = (w1.jj*3600) + (w1.mm*60) + w1.dd;
totaldetik2 = (w2.jj*3600) + (w2.mm*60) + w2.dd;
durasi = totaldetik2 – totaldetik1;
totaldetik1 = (w1.jj*3600) + (w1.mm*60) + w1.dd;
totaldetik2 = (w2.jj*3600) + (w2.mm*60) + w2.dd;
durasi = totaldetik2 – totaldetik1;
biaya = (durasi/60)*100;

printf (“\nDurasi anda melakukan percakapan adalah %d detik\n”,durasi);
printf (“\nBiaya percakapan anda adalah Rp. %d\n”,biaya);

getch();
}

2. Pengertian Primitif dasa berupa SET dan GET

Primitif adalah type data dasar pada pemrograman ,nah pada pemrograman C ada 5 bentuk primitf

1.Integer

Integer adalah primitif yang menampilkan nilai suatu bilangan.Type ini dapat mereprentasikan dua buah integer yang pertama integer bertanda dan iinteger tidak bertanda.Integer bertanda dapat mereprentasikan bilangan positif dan negatif,sedangkan yang tidak bertanda hanya mampu mereprentasikan bilangan bulat positif saja

2.Char

Character merupakan type data primitif yang merepresentasikan suatu nilai dalam bentuk huruf alphabetic, numerik, dan symbolik, spasi, dan bentuk – bentuk yang telah terdaftar sebagai kode.Type data ini juga memiliki dua buah ragam yang pertama char bertanda dan yang kedua char tak bertanda.Jika pada Char bertanda 1 byte dapat mereprentasikan -128->+127,sedangkan yang tak bertanda 1 byte hanya antara 0->255.

3.Float

Float merupakan tipe data primitif yang merepresentasikan suatu bilangan pecahan atau bilangan yang mempunyai nilai di belakanag tanda koma. Biasanya Floating-point digunakan untuk merepresentasikan sebuah nilai yang sangat besar atau sangat kecil. Bilangan ini direpresentasikan menjadi dua bagian, yakni bagian mantisa dan bagian eksponen (E). Bagian mantisa menentukan digit dalam angka tersebut, sementara eksponen menentukan nilai berapa besar pangkat pada bagian mantisa tersebut (pada posisi titik desimal). Sebagai contoh, bilangan 314600000 dan bilangan 0.0000451 dapat direpresentasikan dalam bentuk bilangan floating point: 3146E5 dan 451E-7 (artinya 3146 * 10 pangkat 5, dan 451 * 10 pangkat -7).

4.Boolean

Type data ini hanya merepresentasikan dua buah nilai, benar dan salah saja. Jika benar, dapat direpresentasikan dengan nilai 1 atau TRUE, jika salah maka direpresentasikan dengan 0 atau FALSE.

Sekarang kita akan bahas tentang SET and GET.Keyword ini biasnya digunakan oleh programer ketika menggunakan multiple class karena keyword GET dan SET merupakan suatu kata kunci untuk mengakses nilai properti dari kelas lain, GET digunakan untuk mendapatkan nilai dari properti yang berada dikelas lain sedangkan SET digunakan untuk mengisi nilai properti yang ada dikelas lain dengan nilai yang telah ditentukan.

source : http://dewa18.wordpress.com/2009/10/24/type-data-primitif-dalam-c/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s